Minggu, 08 Oktober 2017

TIM BOLA VOLLY PUTRI JAKARTA ELEKTRIK PLN

Klub bola voli putri, Jakarta Elektrik PLN berambisi mengulangi sukses mereka di Proliga 2017 setelah sebelumnya sukses menjadi juara dua kali beruntun.
Optimisme Jakarta Elektrik PLN bertambah karenWalau demikian, Mei optimis ia bisa kembali membawa Jakarta Elektrik PLN meraih juara.
"Kalau juara sih target mutlak ya. Dengan perubahan tim yang ada, kami yakin tetap bisa berkompetisi," kata Mei.
Sementara itu, Yolla Yuliana mengakui bahwa ia masih belum cukup menikmati ritme permainan dengan komposisi tim yang sekarang.
"Memang karena kami ganti tosser, jadi masih nyari pola permainan, karena kami kan biasa dengan bola-bola cepat, sementara tosser yang sekarang masih adaptasi dengan pelatih, " ujar Yolla.

Yolla melanjutkan, dari sparring tim beberapa waktu lalu dengan Bandung Bank BJB, ia juga menilai timnya belum bermain cukup baik walau menang.
"Kami masih main terlalu buru-buru ya. Memang perlu latihan lagi sih untuk menemukan pola permainan kami, karena persaingan musim ini sepertinya bakal ketat, " katanya.
Hal tersebut juga dibenarkan Berlian Marsheilla.
"Waktu latihan kami juga sangat minim, hanya tiga minggu, karena banyak kepotong libur dan sebagainya. Kalau tahun lalu kan persiapannya lumayan lama, sampai dua bulan. Ya dengan waktu yang singkat ini kami berharap bisa main maksimal saja, " kata Sheilla, sapaan akrabnya.
Sheilla mengatakan, kendati bertekad mengulangi gelar juara, ia dan kawan-kawannya tidak mau lupa diri.
"Pelatih selalu mewanti-wanti kami supaya tetap serius dan tidak meremehkan. Dengan adanya tosser baru dan dua pemain asing, kami tentu perlu adaptasi lagi. Kami berusaha di sisa waktu latihan tiga minggu ini Jakarta Elektrik PLN bisa bermaun seperti tahun-tahun kemarin, " katanya. mereka kedatangan dua pemain asing, yakni Maria Jose Perez (28) dari Venezuela, dan Lindsay Marie Stalzer (32) dari Amerika Serikat.
Maria sendiri sebelumnya sudah pernah membela Jakarta Elektrik PLN pada Proliga 2015 lalu, sementara Lindsay baru pertama kali bermain di Indonesia.
Walau demikian, Jakarta Elektrik PLN pada musim ini harus maju tanpa tosser andalan, Novita Dinda Pratama yang sudah hijrah ke PGN Popsivo Polwan.

Dua tosser anyar, Yolana Bheta Pangestika, dan Kemuning Dyah Ayu Werti pun diharapkan bisa menggantikan posisi Dinda.
Sisanya, Jakarta Elektrik PLN masih mengandalkan pemain - pemain lama yang menjadi tulang punggung tim, seperti kapten Aprilia Santini Manganang, libero Berlian Marsheilla, dan quicker Yolla Yuliana.
Pelatih tim putri Jakarta Elektrik PLN, Tien Mei mengakui bahwa persaingan Proliga tahun ini diprediksi lebih berat baginya.
"Karena kan sekarang kami pakai tosser baru. Harus adaptasi lagi dengan pola permainan kami, " kata Mei.
Mei melanjutkan, ia sendiri belum memantau peta kekuatan lawan-lawannya di Proliga 2017.
"Kami masih konsentrasi pemulihan kekuatan dan kerjasama tim dulu. Karena kami kan juga kedatangan dua pemain asing. Harus dibiasakan dulu. Baru nanti setelah itu kami lihat kekuatan lawan, " kata Mei.332

Tidak ada komentar:

Posting Komentar